Molibu Inklusi & halal bi halal Kelompok Marginal

SKP-HAM Sulteng menggelar pertemuan rutin kelompok rentan stigma & diskriminasi atau yang dikenal dengan forum molibu inklusi yang dirangkaikan dengan kegiatan halal bi halal. kegiatan ini dilaksanakan pada 1 juli 2018 bertempat disekretariat Rumah Peduli SKP-HAM Sulteng.

kegiatan ini di hadiri oleh beberapa komunitas yaitu Korban pelanggaran HAM, Forum anak kota Palu, Forum Nosarara Kota Palu, Sejenakhening.com. kegiatan ini bertujuan untuk sosialisasi kegiatan peningkatan kemampuan konseling yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2018. kegiatan ini juga sekaligus menjadi ajang silaturahmi/halal bi halal bagi para kelompok yang terlibat dalam forum molibu.

kegiatan ini difasilitasi oleh Yuni dari sejenakhening.com dalam pertemuan kali ini lebih banyak didominasi oleh para remaja sehingga masih terkesan belum mengetahui sejarah pembentukan molibu inklusi. Sehingga dalam kesempatan ini sekjend SKP-HAM Sulteng (Nurlaela Lamasitudju) sedikit menjelaskan kepada peserta yang hadir mengenai awal dari pembentukan Molibu Inklusi.

Perlu diketahui, bahwa kata molibu dalam Bahasa Kaili yang berarti berkumpul sedangkan inklusi adalah penerimaan dan keterlibatan orang-orang yang terstigma seperti korban pelanggaran HAM peristiwa Tahun 1965-1966, ODHA/ADHA, (orang dengan HIV Aids/Anak dengan HIV Aids), difabel, Perempuan dan Anak korban kekerasan dan sebagainya.

Mereka yang terstigma inilah yang kemudian tergabung dalam forum molibu inklusi. Disini kemudian mereka berkumpul dan saling berbagi masalah, saling mendukung,menguatkan dan merancang program-program kegiatan untuk memperjuangkan hak-hak mereka. Dalam penyampaiannya, ka ella Nama sapaannya juga mendeskripsikan pengertian inklusi melalui ilustrasi stigma yang dialamikan oleh difabel, perempuan dan korban pelanggaran HAM Peristiwa Tahun 1965-1966.

kegiatan ini berjalan cukup baik dan lancar yang kemudian ditutup dengan acara halal bi halal atau silaturahmi sebagai bentuk perayaan hari kemenangan Agama Islam bersama kelompok marginal yang tergabung dalam forum tersebut.

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Korta Desmayanto

Leave a comment