Profile SKP-HAM Sulawesi Tengah

SOLIDARITAS KORBAN PELANGGARAN HAM Sulawesi Tengah Merupakan wadah korban dan keluarganya, yang menjadi korban dari praktek pelanggaran HAM terhadap mereka yang di anggap musuh Negara hanya karena berusaha mempertahankan menegakkan hak politik, social, ekonomi dan kebudayaan rakyat sebagai bentuk hak asasi manusia lainnya.

Alasa penting untuk memaksimalkan korban dalam memperjuangkan hak-hak mereka sebagai korban. Hal ini berdasarkan pemikiran bahwa korban akan terus dikorbankan kecualil kebenaran terungkap, keadilan tercapai, dan hak pemulihan terpenuhi. Jika tidak korban akan senantiasa didiskriminasikan, dikucilkan, dan dipinggirkan. Dalam situasi seperti itu, korban dan keluarga korban tidak akan bisa hidup normal.

SOLIDARITAS KORBAN PELANGGARAN HAM Sulawesi Tengah, sebagai organisasi korban diharapkan akan mampu mengenali keadaan dan kebutuhan anggotanya, termasuk kebutuhan untuk memberdayakan potensi social, politik dan ekonomi yang selama ini di kerdilkan oleh Negara.

Oleh karena itu usaha untuk memberdayakan meningkatkan predikat korban menjadi sulvivor adalah suatu yang sangat penting dan patut didukung oleh seluruh masyarakat. Hanya dalam situasi seperti itulah korban bisa menyampaikan aspirasi sosial, politik, ekonomi, dan budaya. Secara bebas dan terbuka. Selama hal ini tercapai impunitas yang terus di pertahankan oleh pemerintah yang sekarang tidak akan bisa di hancurkan dan pintu akan terbuka bagi diktator lainnya yang akan mengambil manfaat dari masa transisi saat ini.

Platform

Pengorganisasian, penguatan dan pemberdayaan korban dan keluarga korban pelanggaran HAM.

Visi

Terwujudnya solidaritas dan keadilan bagi korban dan keluarga korban pelanggaran HAM guna menciptakan masyarakat adil dan demokratis.

Misi      

  • Mengalang solidaritas antara korban dan keluarga korban pelanggaran HAM dan menjadi wadah kedaulatan dan perjuangan korban dan keluarga korban dalam rangka penegakan HAM
  • Memperjuangkan penuntasan kasus pelanggaran HAM
  • Memberdayakan potensi sosial, politik, ekonomi dan budaya korban dan keluarga korban
  • Memperjuangkan tercapainya masyarakat adil dan demokratis.

 Keanggotaan SKP-HAM

  1. Korban dan keluarga korban Peristiwa Tragedi 1965-1966
  2. Korban dan Keluarga korban konflik Poso
  3. Korban dan keluarga korban BOM Maesa

Kegiatan

  • Pertemuan reguler setiap tanggal 13 (sesuai tanggal deklarasi SKP-HAM), sekali sebulan
  • Pertemuan Konsolidasi Korban Pelanggaran HAM se Sulawesi Tengah, November 2006. Mendapat dukungan langsung dari Camat Palu Utara, Sudaryano Lamangkona sebagai tuan rumah penyelenggaran acara di Kayumalue
  • Pertemuan Konsolidasi korban 65 se Sulawesi Tengah Februari 2008, tempat kantor desa Soulowe. Pembicara, Camat Dolo, Kanwil Depkumham Sulawesi Tengah, LPS-HAM, Kontras Jakarta
  • Dialog Perempuan “Menunggu suami dan anak kembali”  Agustus 2008 dalam rangka memperingati hari Internasional Anti Penghilangan Paksa
  • Pendokumentasian korban 65 se Sulawesi Tengah, 2010-2011
  • Konsultasi Publik RUU KKR, Desember 2012 bersama Kanwil Depkumham Sulawesi Tengah. Pembicara Direkstur ICTJ Indonesia-Timor Leste, Dirjen HAM dan Komnas HAM Pusat
  • Launcing buku “Memecah Pembisuan”, Oktober 2011 di Auditorium Kantor Walikota Palu. Pembicara, Sekjend PB Alkhairat, Wakil Gubernur, Wakil Walikota, Putu Oka Sukanta
  • Dialog Terbuka “Mengenali Pelanggaran HAM Masa Lalu, kini dan akan datang” 24 Maret 2012. Pembicara, Berbagai stakeholder, korban, pelaku dan pemda kota.
  • Launcing Novel “Istana Jiwa ; langkah perempuan dicelah aniaya”. Auditorium Kantor Walikota Palu. Pembicara, Rusdi Mastura, Intje Mawar Lasasi, PKK Propinsi Sulteng, Ketua Komnas Perempuan, Putu Oka Sukanta, Hedar Laudjeng.
  • Workshop-workhop lainya.

Alamat : Jl. Basuki Rahmad Lrg. Posarara I No. 101 H Kec. Palu Selatan Propinsi Sulawesi Tengah Email to: skpham_st@yahoo.co.id

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

SKP-HAM

SKP-HAM

Kami adalah organisasi yang menjadi wadah bagi korban dan keluarga korban yang mengalami praktik pelanggaran HAM di Sulawesi Tengah.
  • gplus

Leave a comment