Workshop Program Livelihood di Desa Soulowe

SKP-HAM Sulteng kembali menggelar lanjutan program livelihood yang bekerjasama dengan PARCIC Jepang melalui kegiatan workshop verifikasi formulir permintaan alat dan bahan usaha. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa 7 Januari 2020 bertempat di kantor Desa Soulowe yang dihadiri oleh perempuan penyintas bencana alam dari dua desa yaitu Desa Soulowe dan Sidera. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Akira selaku perwakilan dari PARCIC yang datang langsung dari Jepang. 

Kegiatan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi formulir permintaan alat dan bahan usaha yang telah diajukan sebelumnya oleh perempuan penyintas yang nantinya akan menjadi penerima manfaat program ini.

Nurlaela Lamasitudju selaku sekjend SKP-HAM memberikan kesempatan kepada Akira untuk memperkenalkan diri kepada peserta workshop dan memberikan sedikit sambutannya. Dalam sambutannya yang cukup singkat Akira menyampaikan bahwa: program livelihood ini berasal dari pemerintah dan masyarakat jepang dan semoga melalui program ini dapat membantu perekonomian ibu-ibu pasca bencana.   

Workshop ini berjalan dengan baik dan lancar. Metode verifikasi yang digunakan peserta (perempuan penyintas) diwawancarai satu persatu oleh 4 orang staf dari SKP-HAM dengan tujuan untuk mengecek alat dan bahan usaha yang diajukan oleh ibu-ibu apakah sudah sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan pada program ini.

Kegiatan Workshop Program Livelihood

Foto Kak Sisi menfasilitasi pembentukan kelompok

Setelah diwawancarai, ibu-ibu penyintas ini dikelompokkan berdasarkan jenis usaha dan desa masing-masing sesi ini difasilitasi oleh Sisilia Laborahima. Kelompok ini dibagi maksimal 10 orang/kelompok tujuan dibentuknya kelompok ini adalah sebagai wadah bagi ibu-ibu untuk belajar bersama sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.

Selain pembentukan kelompok Kak Sisi panggilan akrabnya, sedikit memberikan penjelasan tentang inovasi usaha yang nantinya juga akan mereka pelajari bersama di kelompok masing-masing. Kegiatan workshop verifikasi ini akan kembali dilaksanakan di Desa Potoya-Karawana dan Desa Namo.  

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Desmayanto

Leave a comment