Bersinergi  Membangun Usaha Perempuan di Soulowe dan Karawana

PARC Interpeople’s Coorporation (PARCIC) adalah anak dari Pacifik Asia Resource Center (PARC), yang merupakan lembaga non-pemerintah yang berasal dari Jepang dan berdiri sejak tahun 1973 hingga saat ini. Misi dari PARCIC sendiri adalah untuk memberikan dukungan langsung kepada orang-orang yang menderita akibat kekerasan dan bencana alam, dan untuk membantu mereka mencapai kemandirian. (https://www.parcic.org)

 PARCIC hadir di Sulawesi Tengah pada bulan Oktober pascabencana  yang terjadi di Palu, Sigi, dan Donggala. Kehadiran PARCIC adalah untuk  mengisi gap-gap kebutuhan korban bencana yang belum terpenuhi. Salah satu daerah yang menjadi intervensi dari PARCIC adalah Desa Soulowe yang terletak di Kabupaten Sigi. Soulowe merupakan salah satu daerah terdampak yang mengalami kerusakan cukup parah, banyak rumah warga yang mengalami kerusakan dengan kategori rusak berat. Tidak hanya rumah warga, infrastruktur seperti kantor desa, masjid, sekolah, jalan, irigasi, dan lahan persawahan pun juga mengalami kerusakan parah.

Salah satu program dari PARCIC yang  masih berjalan di Soulowe adalah Ruang Ramah Anak. Dalam program ini beberapa hal yang dilakukan dalam Ruang Ramah Anak adalah memberikan dukungan psikososial, membangun kesiap siagaan anak-anak terhadap bencana, dan juga membentuk karakter anak terutama untuk menerima keberagaman yang ada di sekitarnya. 

Pada tanggal 16 September 2019, PARCIC melakukan diskusi bersama dengan SKP-HAM dan dua orang penggerak dari Desa Soulowe di Rumah Peduli SKP-HAM, Jalan Basuki Rahmat. Diskusi ini dilakukan dalam rangka untuk mengnyinergikan program SKP-HAM dan PARCIC. Sinergi ini dilakukan berhubungan dengan program livelihood yang akan dilakukan oleh PARCIC di Desa Soulowe dan Karawana.

Program livelihood yang akan dilakukan oleh PARCIC akan berfokus pada pengembangan usaha bagi perempuan yang ada di Soulowe dan Karawana. Sementara itu, SKP-HAM  sebelumnya pernah membuat program Dapur Usaha yang bekerjasama dengan Kemitraan, yang juga menjadi sasaran adalah perempuan atau ibu-ibu yang mempunyai usaha kecil-kecilan di beberapa desa yang ada di Kabupaten Sigi (baca: Lokakarya Membangun Dapur Usaha “Saatu Mombine Padagi). Desa Soulowe dan Karawana adalah dua dari empat  desa yang mendapat intervensi dalam program Dapur Usaha tersebut. Hal inilah yang akhirnya membuat PARCIC dan SKP-HAM bersinergi untuk sama-sama mendukung usaha-usaha yang dilakukan ibu-ibu di Soulowe dan Karawana.

Beberapa kendala yang pernah dihadapi oleh SKP-HAM dalam proses pembentukan dapur usaha, dan juga hal-hal yang belum terpenuhi, akan menjadi pertimbangan-pertimbangan yang akan didiskusikan dan dicari solusinya bersama oleh kedua lembaga yang memutuskan untuk bersinergi tersebut. PARCIC akan kembali memastikan dukungan apa saja yang dapat diberikan kepada ibu-ibu yang ada di Soulowe dan Karawana, sementara SKP-HAM akan membantu mengorganisir ibu-ibu yang ada di dua desa tersebut, dan memastikan apa saja yang menjadi kebutuhan mereka, agar kemudian dukungan yang diberikan sesuai dengan apa yang mereka butuhkan.***

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Rini Lestari

Leave a comment